Sabtu, 28 Maret 2015

Kebaikan dan keburukan motor bermesin dua silinder secara sisi sosialitas

2 Silinder? ... disitu kadang saya merasa sedih...preett!
Yap cmiiw,

Menurut data yang ane ketahui, motor 2 silinder itu sebenarnya bukanlah menjadi mainstream di dunia saat ini *) dan aplikasinya seperti menjadi 'agak basi'. *) untuk cc tanggung yah...

Berikut mengenai kekurangan mesin tersebut ditinjau dari aspek sosial dan nilai ekonomisnya (studi kasus di Indonesia):

1. Untuk negara berkembang, motor 2 silinder sebenarnya lebih boros dan lebih beresiko dalam segi perawatan & BBM dibanding 1. Cukup jelas logika itungannya bro, 2 > 1. Belum lagi ada tambahan pajak progresif untuk kelas 250cc keatas. * S & K berlaku *

2. Meski memiliki gestur lebih stabil, tapi 'mau ngebut dimana?' # nyolek siapa nih? Mau dioprek dalam balapanpun, biayanya lebih mahal (dibanding yang 1).

3. Selain ban cacing, motor 2 silinder knalpot freeflow bisa juga dianggap motor alay. What??? Why?

Kesan dolby sound stereo dari efek knalpot yang diganti, hukumnya masih dipertanyakan. Ambang kebisingan yang ditimbulkan kalau makin banyak motor dengan knalpot racing beredar/melaju di jalanan umum justru akan menjadi 'sasaran empuk' bagi aparat penegak hukum (apalagi jika hukum semakin hari semakin diperketat, masih adakah guna 2 silinder?)

4. Dari segi bobot/berat, motor 1 silinder relatif masih lebih ringan. Tentu ini agak mengurangi beban bagi yang suka bawa motor besar.

5. Untuk urusan litbang pabrikan, motor 2 silinder sewaktu2 bisa didiskontinyu dan terpinggirkan karena alih2 memboroskan biaya bermain di 2 silinder, nanggung, mending ke 3 & 4 silinder sekalian, meski ini biasanya hanya diterapkan pada mesin diatas 250cc.

Sedang kebaikannya adalah sebagai berikut:

Menaikkan gengsi dan citarasa bagi para pemakainya. Apalagi dengan dana 40-50 jutaan bisa memperoleh motor 'bernuansa' moge yang mana moge 'betulan' harganya bisa seperti mobil baru.

Tapi dengan segala kelebihan motor 2 silinder, untuk mengantisipasi 'kekurangannya', ada baiknya pihak pabrikan (khusus pasar di Indonesia) membuat saja motor (untuk cc nanggung) tanpa mekanisme 2 silinder (misal pakai 1 silinder saja) dengan desain 'super duper' lancip2 (untuk kepuasan user & fansnya) dan tanpa harus bergantung pada aksesoris 'booming-sound'-nya

Ini sih menurut ane, bagaimana kalo menurutmu?

Referensi:

http://www.animatedengines.com/
http://en.wikipedia.org/wiki/Motorcycle_engine
http://motorcycleuniversity.net/freeclasses/beginnerbike.php
https://answers.yahoo.com/question/index?qid=20101220211403AA2RFpZ
http://www.bestbeginnermotorcycles.com/getting-started-beginner-motorcycle-guide



* Bonus:

- Quote of The Day:

"Konflik selama ribuan tahun bermula karena ADA YANG DILANGGAR"  (Centrovista)



- Game 'kuis' hiburan untuk para blogger:

Tebak  pola permainan (aktor2) ini,

NewSatriaFU150 NewJupiterMX150 NewVario150

Serupa tapi tak sama, sama tapi tak serupa -- Mana jawaban yang paling sesuai dengan sikon diatas?

a. Saling melengkapi
b. Saling berbagi
c. Saling memahami
d. Saling 'menghormati'
e. ...
* aktornya tambah Athlete 125 wis... :-p

Minggu, 01 Maret 2015

[ Selingan ] Jika AHM berani, maka inilah lawan sepadan buat New Byson FI dan New Vixion 2.0

#saveHonprett

#Ide lawas yang baru ditulis sekarang,

Secara asline ane lebih suka membahas tentang teknologinya sahaja, bukan politis dagang alias marketingnya.

Tapi karena jamaknya sesuatu itu dibuat secara kepentingan, misal untuk dijual, maka tentu hal ini ndak bisa dinafikan begitu sahaja kan bro.

Yup, kemunculan duo calon pion motor sport dari rival Honda, tentu memunculkan asumsi, prediksi dan harapan.

Kenapa mindset artikelnya kepada Honda, tak lain tak bukan karena Honda masih menjadi mainstream dalam dunia 'permongtoran' secara umum (plus daya finansial ATPM-nya), dan inilah nilai jual atau nilai tambah secara defacto dibanding produsen lainnya. #ups

Nah jadi gimana dong maksud wacana ini?

Jadi, kalaulah cb150 ban gambot itu menjadi andalan Honda/AHM semata, rasane (perasaan ane) belumlah menjadi kartu as untuk mengancam dominasi pasar sport oleh Yamaha. Nah opini ane adalah perlu ada tambahan amunisi lagi, yaitu mbrojolin The New Megapro 2.0 (The Real Streetfighter) LIMITED EDITION dengan kapasitas 200cc di rentang harga 24-26 juta rupiah sahaja.

Jika opsi ini diambil AHM, maka konsekuensinya, New Tiger nanti akan digeser ke 250cc dan mungkin hanya untuk pasar touring naked bike di Indonesia atau Asia (atau mungkin juga Brasil). Fase ini rasanya dapat sedikit "menyempil" timeline New Megapro Facelift yang sudah dirilis duluan.

Tapi pertanyaannya BERANIKAH?

Masalahnya, pernah ada gak konsensus atau filosofi diantara para pemain pabrikan ini agar 'sesama trayek dilarang saling mendahului?'

Contohnya (cmiiw) belum pernah ada sekarang ini produk motor Yamaha resmi yang memakai ban 'velg orange'. Atau contoh modus lain, yang satu buat motor lokal di Indonesia dan diekspor keluar negeri, tapi yang lain buat di luar negeri dan diekspor ke Indonesia.

Begitu juga, *sebagai penutup artikel*, secara kapasitas finansial bukanlah masalah besar jika Honda PCX itu dibuat berkapasitas 200cc, karena menurut saia, secara mesin 150cc itu, gak matching dengan tampilannya yang bak kemoge-mogean.

* Berasa naek motor mainstream 125 cc sahaja...hehe #kagak ada nilai tambahnya...kemahalan lagi...atau sengaja yah?, ups..

* Bonus:

- Tips Test Ride

Jika anda mengetes motor mainstream (kelas 125-150cc) dan ternyata power/rpm limiter, akselerasi, serta corneringnya melampaui ekspektasi spek masspronya, tanyakan kepada empunya (hayuuh ngaku yah!!!), apakah motornya itu sudah dituning atau belum, karena bisa saja motor itu sudah dioprek melampaui standarnya.

#tapi nanyanya habis test ride ajah bro hehe...

- Penampakan 2 'moge' karya Happy Motor kelas 200-250cc

Happy 200cc (Byson look+visor+undercowl) Happy 250cc (1 Cyl)

Selasa, 24 Februari 2015

Waspadai....jebakan: "Hedonic Treadmill"


https://funnytimes.com/20040901/
Narsis dhisik ker..#eh

Sharing meneh cak,

Pertanyaannya : kenapa makin tinggi income seseorang, ternyata makin menurunkan peran uang dalam membentuk kebahagiaan?

Kajian-kajian dalam ilmu financial psychology menemukan jawabannya, yang kemudian dikenal dengan nama “hedonic treadmill”.

Gampangnya hedonic treadmill ini adalah seperti ini : saat gajimu 5 juta, semuanya habis. Saat gajimu naik 30 juta per bulan, eh semua habis juga.

Kenapa begitu? Karena ekspektasi dan gaya hidupmu pasti ikut naik, sejalan dengan kenaikan penghasilanmu.

Dengan kata lain, nafsumu untuk membeli materi/barang mewah akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan income-mu. Itulah kenapa disebut hedonic treadmill : seperti berjalan diatas treadmill, kebahagiaanmu tidak maju-maju. Sebab nafsu-mu akan materi tidak akan pernah terpuaskan.

Saat income 10 juta/bulan, naik Avanza. Saat income 50 juta/bulan naik Alphard. Ini mungkin salah satu contoh sempurna tentang jebakan hedonic treadmill.

Hedonic treadmill membuat ekspektasimu akan materi terus meningkat. Itulah kenapa kebahagiaanmu stagnan, meski income makin tinggi. Sebab harapanmu akan penguasaan materi juga terus meningkat sejalan kenaikan income-mu.

Jika Anda mampu mencintai secukupnya, Anda akan menjadi orang yang paling KUAT di dunia." (Emmet Fox)

Ada eksperimen menarik : seorang pemenang undian berhadiah senilai Rp 5 milyar dilacak kebahagiaannya 6 bulan setelah ia mendapat hadiah.

Apa yang terjadi ? Enam bulan setelah menang hadiah 5 milyar, level kebahagaiaan orang itu SAMA dengan sebelum ia menang undian berhadiah.

Itulah efek hedonic treadmill : karena nafsumu terus meningkat, kebahagiaanmu seolah berjalan di tempat, meski income melompat 10 kali lipat. Atau bahkan dapat hadiah 5 milyar.

Jadi apa yang harus dilakukan agar kita terhindar dari jebakan hedonic treadmill? Lolos dari jebakan nafsu materi yang tidak pernah berhenti?

Disinilah relevan untuk terus mempraktekan gaya hidup yang minimalis yang bersahaja (qona'ah) : sekeping gaya hidup yang tidak silau dengan gemerlap kemewahan materi.

Prinsip hedonic treadmill adalah : more is better. Makin banyak materi yang kamu miliki makin bagus. Jebakan nafsu yang terus membuai. Makin banyak mobil yang kamu miliki, makin bagus. Makin banyak properti yang kamu beli makin tajir. Godaan nafsu kemewahan yang terus berkibar-kibar.

Gaya hidup minimalis punya prinsip yang berkebalikan : less is more. Makin sedikit kemewahan materi yang kamu miliki, makin indah dunia ini. Gaya hidup minimalis yang bersahaja punya prinsip : hidup akan lebih bermakna jika kita hidup secukupnya. When enough is enough.

Prinsip hidup bersahaja, yang tidak silau dengan kemewahan materi, mungkin justru akan membawa kita pada kebahagiaan hakiki.

Dalam istilah Islam kita kenal dengan " zuhud " letakan materi duniawi pada tempatnya, sedikit atau banyaknya materi yg dimiliki tidak mengganggu ketaatan kepada Allah dan tidak merubah sikap sederhana dalam prinsip hidup bersahaja (harusnya boleh saja income dan materi terus bertambah, tapi sikap dan gaya hidup tidak berubah)

Sebab pada akhirnya, bahagia itu sederhana : misal masih bisa menikmati secangkir kopi atau teh di pagi hari dengan goreng pisang atau nasi uduk... setelah sebelumnya menyelesaikan sholat subuh berjamaah, tilawah dan sedekah... adalah kebahagiaan yg memuaskan dahaga jiwa.

Sumber:
http://strategimanajemen.net/2014/11/03/fakta-ilmiah-mengejutkan-tentang-relasi-uang-dan-kebahagiaan/
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10201844379190776&id=1821705253%E2%80%AC

* Bonus:
Surat untuk bu Mega.
Janganlah engkau pengaruhi Pak Presiden agar menuruti kemauanmu. Lihatlah suara pekik rakyat semuanya, karena pak Presiden adalah milik rakyat, terserah ibu mau ngomong apa.

Surat buat pak Ruki (TR)
Jangan engkau limpahkan perkara KPK yaitu BG kepada kejaksaan. Itu adalah kapasitas KPK. Koq kelihatan seperti mau ngeles sih? Katanya mau memberantas korupsi dan biarkan proses hukum biarkan berjalan masing2?

Surat buat pengadu KPK
Apa untungnya buat anda mengadukan perkara lama semisal untuk pak AS? Apa anda telah dirugikan oleh pak AS? Sensasi murahan ini justru menunjukkan bahwa KPK telah dikriminalisasi. Stop gaya ngeles dan membohongi publik dengan kata2 manis anda!

Bersikaplah TEGAS. Belajarlah untuk berkata "tidak" jika anda bermaksud demikian. Pihak lain mungkin tidak akan menyukainya, tetapi mereka akan tetap menghormati Anda untuk sikap tersebut. (Sean McArthur)

Selasa, 17 Februari 2015

Masalah Rekening Gendut, ini salah satu tafsiran solusinya

http://www.zillow.com/blog/files/2013/01/Gift-money.jpg
Etika itu diatas hukum

Sam & sob sekalian,

Menjadi suatu fakta familiar kalo masyarakat saat ini menghendaki aparatur negara/pemerintah dan aparatur penegak hukum ialah orang yang bersih dan bebas KKN (paling sedikit dosanya-lah, versi Buya Maarif).

Tapi belakangan ini ada sebuah fakta terungkapnya rekening 'tak wajar' dari salah satu calon pejabat, yaitu dari sekian M (miliar) menjadi puluhan M dalam waktu yang relatif singkat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang jenis hadiah (gratifikasi) seperti ini, beliau bersabda, “Hadiah bagi para pekerja adalah ghulul (korupsi).” (HR. Ahmad). (*)

Terlepas dari benar atau tidaknya prosedur penyelidikan yang telah digunakan, fakta ini (indikasi adanya rekening gendut) tentu membuat masyarakat menjadi gusar dan bahkan antipati.

Nah, bagaimana opsi yang sebaiknya diambil, melantik atau tidak melantik?

Dalam pendekatan syariat misalnya yaitu harus diperhatikan ultimate goalnya, yaitu terciptanya suatu ketentraman (kepercayaan/trust) dan kemashalatan secara umum (tidak menimbulkan fitnah atau persoalan dibelakang hari misalnya).

Hadis mengatakan,

"Janganlah engkau mengimami sesuatu kaum, sedangkan mereka membenci engkau" (HR. Abu Daud, dari Abu Amar ibn Ash)

* benci yang dipandang syara' ialah benci berdasarkan agama.

Pengertiannya yaitu hendaklah imam jamaah memperoleh keridaan orang yang dia imami. Jika ia mengetahui bahwa para makmum tidak ridha kepadanya, maka hendaklah ia menarik diri.

Dewan Perwakilan Rakyat, yang diamanahkan rakyat, juga harus memperhatikan aspirasi masyarakat yang berkembang dong. Apakah hukum positif/legalitas konstitusi itu bersifat statis atau dinamis, jika terjadi suatu gejolak/perkembangan berikutnya (unpredictable anomaly) yang tidak sinkron dengan asas manfaat? Bukane semisal pasal Tap MPRS/konstitusi, selain KUH(A)P ada juga nyang berbicara masalah hukum kepantasan/kepatutan/etika moral?

4408. Dari Junadah bin Abu Umayyah, ia berkata, "Ketika kami bersama Musair bin Arthah dalam sebuah perjalanan laut, lalu kami didatangi oleh pencuri yang dikenal dengan panggilan Misdar. Ia telah telah mencuri seekor unta berleher panjang. Ia (Musair) berkata, 'Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Jangan menghukum potong tangan ketika dalam perjalanan'. " Jika tidak disyariatkan demikian oleh beliau, tentu aku sudah memotong tangan pencuri tersebut." (HR. Abu Daud)

Calon pejabat terpilih bahkan mengatakan jabatan adalah amanah dan siap diambil kembali. Karena itu rasanya proses tabayyun perlu dilakukan deh, baik oleh Komisi Anti Riswah ataupun pihak terkait mengenai parameter rekening tidak wajar ini.

"...maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu". (QS. Hujurat:6)

"Perlahan-lahan itu dari Alllah, dan tergesa-gesa itu dari setan" (HR. Baihaqi)

* Bonus:

Lisa Drakeman's Management Lessons

- Don't try to master every detail. Learn to delegate.
- Don't be afraid to look stupid by asking basic questions.
- Study other companies you admire for tips on how do structure your business.
- Get employees to speak their minds by directly asking for their opinions.
- Starting in a small company as you learn many different business disciplines quickly.
- Find a good mentor to emulate to do as well as or better.

Minggu, 24 Agustus 2014

[ Teori ] Antara Optimisme dan Pesimisme, apa ukurannya?

centrovista image2 {TM}
P.S.K.I ~ Blessing in disguise
* studying version *

Kerapkali para motivator menuturkan kalo kita harus selalu optimis dalam situasi apapun, karena rasa optimis akan membangun energi positif yg dapat meningkatkan kemampuan dan menangkal ketidakberdayaan.

Cuman segala sesuatu memang ada ukurannya (batasannya). Misal baik-buruk, besar-kecil, mudah-sulit, halal-haram dst, sehingga kita lebih realistis.

Nah menurut ane, ukuran/bukti optimisme adalah adanya usaha, peluang/kesempatan dan hasil. Faktor hasil berhubungan dengan visi-misi & target. Target terdiri dari target jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, lokal dan global. 

Target jangka panjang berkaitan dengan visi & misi. Misi-visi berkaitan dengan niat. Niat baik akan menghasilkan hasil akhir yang baik meski target/misi belum tercapai, karena niat baik berhubungan dengan ketulusan. Dalam ketulusan/keikhlasan ada ketenangan, karena ndak ada chaos, kontradiksi, kontroversi & kontraproduktif. Ketulusan yang hakiki hanya terjadi kalo ada konektivitas dengan 'Tuhan Yang Maha Benar'.

Nah gitu aja 'ceramahnya' bro. Any questions? .....xixixi

NB: 
~ Tidak hanya koalisi yang diminta untuk tidak mengganggu, pemerintah juga jangan mengganggu donk ~ Pengamat


* Bonus:
- Kutipan "10 Tips Berkomunikasi di saat yang sulit"

Kemampuan berkomunikasi yang efektif adalah salah satu aspek esensial dari kualitas kepemimipinan. Seorang pemimpin yang baik tidak hanya berperan sebagai penghubung, tetapi juga dapat memberikan pernyataan visi yang mampu menginspirasi orang lain. Pemimpin harus berikap terbuka & jujur tentang apa yang mereka lakukan & pikirkan.

Memimpin orang lain bukanlah pekerjaan mudah. Di masa krisis, tantangan bagi para pemimpin justru jauh lebih besar & sulit. Komunikasi yang efektif dibangun atas dasar kepercayaan, visi, harapan, harga diri & keyakinan.

- Tips membedakan situs/media pembela HAM itu kredibel atau tidak

Ukuran komprehensifnya adalah berita2nya yang membela segala bentuk penindasan/pelanggaran secara obyektif, baik itu thd individu/kelompok/negara, minoritas & mayoritas. Kalo masih dipilih2 beritanya, media tsb tidak direkomendasikan sebagai referensi.   

Sabtu, 23 Agustus 2014

Sadarlah kawan, Majelis Kalkulator itu bukanlah Majelis Keadilan!

lord of the ring image

Majelis Kebenaran? No Way... * saya tidak dibayar cukup untuk itu, wkwkwk *
"Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat." (Qs. 33:11)

Orang sering bilang, mencari orang pinter/pengadil itu gampang, yang susah itu mencari keadilan..

Suatu ungkapan klise yang mungkin umum kita dengar. Ada benarnya juga sih. Kalo waktunya pendek, skup nasional bukan regional lagi, pengumpulan dan persiapan buktinya juga sebentar, ya wajarlah kalo datanya tidak akurat. Akhirnyapun akan ditolak!

Sebenarnya, esensi keadilan bukanlah masalah waktu atau personel semata.

Contoh (bukti):

- Kalo ada macan memangsa rusa, apakah itu adil menurut kelompok si rusa?
- Kalo ada landak memangsa semut, apakah itu juga adil menurut si semut?
- Kalo ada nyamuk atau bahkan semut terinjak mati oleh kaki kita satu jam lalu dan kita mungkin bahkan tidak menyadarinya, apakah itu juga disebut keadilan bagi hewan2 tsb?

Keadilan itu sebenarnya terletak pada sistem/metode. Jika sistemnya adil, maka keadilan akan bisa ditegakkan. Apakah sudah ada contoh (buktinya)?

Ya sudah ada bro. Tengok saja jaman Umar bin Abdul Aziz di awal2 abad pertengahan, yang membawahi berbagai komunitas yang majemuk/plural.

Ini sudah terbukti dan bukan lips service atau gimmick marketing....

Contoh keadilan yang lain, yaitu keadilan yang akurat (tepat isyarat dan syarat) misalnya dalam kisah nabi Sulaiman as sbb:
"Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu,maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat);" (Qs. 21:78-79)

Atau kisah bayi yang 'ter/di-tukar':
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw. beliau bersabda: Ketika dua orang wanita sedang bersama anak mereka, tiba-tiba datanglah seekor serigala membawa anak salah seorang dari mereka. Lalu wanita yang satu berkata kepada yang lain: Yang dibawa lari serigala itu adalah anakmu. Yang lain mengatakan: Tidak, anakmulah yang dibawa. Lalu mereka berdua meminta keputusan kepada Nabi Dawud as., lalu ia memutuskan untuk wanita yang lebih tua. Kemudian keluarlah keduanya menghadap Sulaiman bin Dawud as. dan menceritakan perkara itu kepadanya. Sulaiman berkata: Ambilkanlah pisau, aku akan membelahnya untuk kalian berdua. Maka berkatalah wanita yang lebih muda: Semoga Allah tidak merahmatimu (janganlah dia dipotong), ia adalah anaknya! Maka Sulaiman memutuskan untuk yang lebih muda. (Shahih Muslim No.3245)

Ane jadi teringat, ada suatu ucapan menarik dari Pak Tua Gandalf, dalam episode The Fellowship of The Ring dari trilogi kisah Lord of The Ring, dimana do'i berkata kurang lebih sbb:
"Ini bukanlah masalah siapa yang mati atau yang tidak, atau yang terbunuh atau yang tidak terbunuh, karena kita tidak bisa mencegah itu, tapi apa yang kita (dapat) perbuat.."

Jadi apa yang terjadi belakangan ini sebenarnya hanya sebuah ujian bagi yang pro dan kontra, yang 'kalah' atau yang 'menang'...
"Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka." (Qs. 47:4)

"Allah menguji hambaNya dengan menimpakan musibah sebagaimana seorang menguji kemurnian emas dengan api (pembakaran). Ada yang ke luar emas murni. Itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada juga yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah yang selalu ragu. Ada yang ke luar seperti emas hitam dan itu yang memang ditimpa fitnah (musibah)." (HR. Ath-Thabrani)

"Dan tidakkah mereka (orang-orang munafik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, kemudian mereka tidak (juga) bertobat dan tidak (pula) mengambil pengajaran?" (Qs. 9:126)

Toh secara singkat, hidup ini sebenarnya hanya ada dua pilihan, berkubang dalam kesenangan terus-menerus tanpa akhir dan tidak jelas tujuannya,,,,atau,,,,berkorban (tidak mengambil banyak) sebagai modal untuk kehidupan akhir (yang pasti kita temui)?
Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata: "Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barang siapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku." Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang di antara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata: "Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya." (Qs. 2:249)

So, ndak perlu takut, anarkis/gelap mata atau pesimistis... ;)


* Bonus:
- Obat Kuat (hati)

"Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal, tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil;" (HR. Abu Dawud)

"Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada orang yang dapat menyesatkannya dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tiada orang yang dapat memberikan hidayah padanya." (HR. Bukhari Muslim)

Dajjal itu perkara kecil bagi Allah

Hadis riwayat Mughirah bin Syu`bah ra., ia berkata:
Tidak ada seorang yang bertanya kepada Nabi saw. tentang Dajjal lebih banyak dari apa yang aku tanyakan. Beliau bersabda: Kenapa kamu bersusah-payah menanyakan hal itu? Sesungguhnya ia tidak akan membahayakan kamu. Aku bertanya: Wahai Rasulullah, mereka mengatakan bahwa Dajjal itu membawa makanan dan sungai? Beliau menjawab: Perkaranya lebih ringan di hadapan Allah dari itu. (Shahih Muslim No.5231)


- Tips membedakan sebuah situs/media agama 'Islami' itu kredibel atau tidak

Jika porsinya beritanya berimbang dan cukup representatif, misal ada kolom konsultasi, tausiah, artikel, kisah, opini, maka situs tersebut layak direkomendasikan (totally Islamic), tetapi jika isinya berisi ayat2 perang melulu, atau sebaliknya lebih dominan kutipan ayat2 kasih sayang belaka, bahkan contact person tidak menggunakan nomer telepon operator nasional/pemerintah dan tidak mau kopdar untuk testify, maka media tsb tidak direkomendasikan sbg referensi.

Sabtu, 26 Juli 2014

[ Selingan ] Pemerintah Pembuktian dan Gerakan Pembuktian adalah 'kemenangan rakyat sesungguhnya...!'

centrovista logo

Pu haba syedara agam? Beudoh!

* ceritane lagi belajar dadi 'pakar' ker *

Centrovista - Mencermati hasil pemilihan umum yang baru berakhir tidaklah terlalu mengejutkan perkembangannya. Meski diwarnai 'dugaan' kecurangan, manipulasi, sikap tidak amanah, aksi fitnah dan hasut, namun apapun hasilnya (dan prosesnya: termasuk proses adanya gugatan, status quo, keputusan hukum dll) tetap dihargai sebagai suatu "hasil proses dinamika politik" (hukum sebab-akibat). Toh fenomena2 seperti ini sebenarnya telah disebut dalam berita2 kitab suci terdahulu akan adanya peristiwa ini-peristiwa itu dsb.

Dalam kondisi seperti sekarang, ada positifnya yaitu agar masing2 pihak memiliki waktu untuk introspeksi diri dan meluruskan niat.

Tetapi yang terpenting, pemerintahan yang baru nanti harus bisa mengakomodir kepentingan dan aspirasi rakyat secara konsisten, baik yang mayoritas dan minoritas, yaitu rakyat pendukung dari kontestan yang terpilih dan rakyat pendukung dari kontestan yang tersisih (sesuai janji2 kampanyenya).

Sementara 'gerakan rakyat' juga memiliki sisi positif untuk membantu 'mengontrol' (mengawasi/peran aktif partisipasi rakyat dalam membangun) kebijakan pemerintah dan mengendalikan arus bawah (massa). Dengan demikian diharapkan dapat tercapai pendekatan win-win solution.

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran:3)

"Jihad yang paling utama adalah mengatakan atau menyampaikan kebenaran di depan penguasa yang jahat atau zalim" (HR. Abu Dawud)

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu." (QS. Ali Imran:118)

Harapan kita semua agar lahirlah kebaikan, kebenaran dan keadilan, siapapun personel2nya.

Keep citizen brotherhood... n smile....^_^

* Taqobbalahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir & batin *


 * Bonus:
- Tips keluarga bahagia

"Apabila Allah menghendaki rumah tangga bahagia, maka diberikan kecenderungan pemahaman ilmu agama, yang muda menghormati yang tua, serasi (harmonis) dalam kehidupan, hemat dan hidup sederhana, melihat (mengawasi) cacat (kekurangan) mereka, dan kemudian melakukan taubat/minta maaf. Dan jika Allah menghendaki sebaliknya, maka ditinggalkannya mereka dalam kesesatan." (HR. Dailami)

- Doa Anti Dajjal (tukang fitnah)

Dibaca dalam duduk tahiyat akhir saat shalat:

"Allahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil-qabri wa a'uudzu bika min fitnatil-mashiihid dajjaali, wa a'uudzu bika min fitnatil-mahyaa wafitnatil-mamaati. Allahumma innii a'uudzu bika minal-ma'tsami wal maghrami." (Shahih Muslim No.925)

You may also like

Baca juga

You may also like

LinkWithin